Jumat, 26 Juni 2015

Running LED menggunakan Downloader dan Sistem Minimum

C:\Users\User\Pictures\20150527_200933.jpg
Sambungkan dengan kabel USB yang ada pada computer setelah itu kita masukkan progam atau coding ke software Software  code vision AVR . dengan menggunakan bahasa C/C++ , dan kemudian program di compile dan di simpan,maka lampu-lampu LED akan menyala
Setelah kita amati lampu LED yang ada di papan  tersebut bisa kita rubah alur nyala nya  sesuai keinginan kita dengan merubah program yang terdapat pada software Code Vision AVR. Kemudian di simpan dengan extensi .hex yang terdapat pada folder exe dari hasil penyimpanan yang sebelumnya.
Nyala lampu beserta alur nyalanya tergantung dari progam yang dimasukan ke software Code Vision AVR.
Berikut contoh  programnya:
1.      LED berjalan dari PORTA 0 ke PORTA 7

#include <mega32.h>
#include <delay.h>
void main(void)
{
DDRA = 0xFF;
            PORTA = 128;
            while (1)
{
PORTA = PORTA >> 1;
            if (PORTA == 1)
{
            delay_ms(100);
            PORTA = 128;
}
delay_ms(100);
}
}

2.      LED berjalan dari PORTA 7 ke PORTA 0
#include <mega32.h>
#include <delay.h>
void main(void)
{
DDRA = 0xFF;
      PORTA = 1;
while (1)
{
PORTA = PORTA << 1;
if (PORTA == 128)

{
delay_ms(100);
            PORTA = 1;
}
delay_ms(100);
}
}
3.      LED berjalan dari kanan ke kiri dan sebalik nya ( kiri ke kanan ) terus menerus
#include <mega32.h>
#include <delay.h>
void main(void)
{
int a = 1;
DDRA = 0xFF;
PORTA = 128;
while (1)
{
if (a)
{
PORTA = PORTA >> 1;
if (PORTA == 1) a = 0;
}
else
{
PORTA = PORTA << 1;
if (PORTA == 128) a = 1;
}
delay_ms(35);
}
}

Tutorial Pembuatan USB 2 Relay

Alat dan Bahan:
               1.            Relay 5 Volt
               2.            Port UBS tipe B
               3.            Dioda Zener 3,9  dan Dioda Zener 4148
               4.            Resistor 4K7 W, 1K5 W, 220 W, 820 W, dan 4,7 W
               5.            Transistor S9013
               6.            Kristal 12000
               7.            Elco 220mF
               8.            Kapasitor kertas 22pF dan Kapasitor kertas 104
               9.            Led
           10.            IC AT Tiny 2313
           11.            Socket IC
           12.            Kapasitor keramik104J/400V
           13.            Terminal blok 3 pin
           14.            Papan PCB polos
Langkah – langkah pembuatan alat
                       1.     Buat rangkaian skematik USB 2 – Relay seperti gambar dibawah ini
C:\Users\User\Pictures\skematik-neo-usb-2r3io.png
  1. Setelah buat rangkaian skematiknya menggunakan Circuit Wizard, lalu buat pula layuot PCB nya. Berikut adalah gambar layout PCB nya
C:\Users\User\Pictures\2rel.png
  1. Setelah itu, print layout PCB nya kemudian fotocopy menggunakan kertas kalender atau kertas foto.
  2. Setrika layout yang telah difotocopy tersebut diatas papan PCB sampai rangkaiannya rekat, lalu rendam PCB tersebut didalam air dan diamkan sebentar lalu tarik bagian kertas secara perlahan.
  3. Amplas PCB yang telah menempel rangkaiannya untuk membersihkan PCB tersebut.
  4. Setelah bersih, bor PCB untuk memasang kaki – kaki komponen.
  5. Pasang semua komponen seperti gambar dibawah ini, kemudian solder semua kaki komponennya.


Cara Pemasangan Lampu
  1. Siapkan 2 buah lampu 5 watt dan kabel secukupnya
  2. Pasang terlebih dahulu steker pada kabel
  3. Buat cabang pada masing-masing kabel steker tadi
  4. Cabang pertama pasang pada terminal block NO (Normally Open)
  5. Buat kabel lagi pada masing-masing lampu, lalu hubungkan pada lampu tersebut
  6. Hubungkan salah satu kabel lampu, lalu sambungkan menjadi satu.
  7. Hubungkan kabel lampu yang satunya ke cabang kedua tadi.
  8. Jangan lupa tembaga lampu dibalut dengan lakban agar aman.
Langkah – langkah memprogram / menjalankan relay
Modul USB-2REL (device) menggunakan V-USB, yakni open-source implementasi protokol USB kecepatan rendah untuk mikrokontroler AVR. Sedangkan pada komputer (host), program aplikasi pengontrolan modul USB-2REL dibuat menggunakan kompiler Delphi. Untuk berkomunikasi dengan modul USB-2REL, program aplikasi menggunakan library libusb-win32 yang juga open-source. Berikut contoh program menggunakan Delphi:
C:\Users\User\Pictures\1.PNG
C:\Users\User\Pictures\2.PNG
C:\Users\User\Pictures\3.PNG
  1. Instalasi Driver Ketika modul USB-2REL dihubungkan ke komputer melalui port USB, maka sistem operasi Windows akan mendeteksi adanya piranti USB yang hadir di port USB.
  2. Selanjutnya, Windows akan melakukan proses enumerasi dengan tujuan untuk mengenali piranti USB yang baru hadir tersebut. Jika piranti USB tersebut dikenali, maka Windows akan menjalankan driver yang sesuai dan piranti USB pun siap digunakan. Sesaat setelah modul USB-2REL terhubung ke port USB, maka mikrokontroler akan memperoleh suplai tegangan dan firmware di dalam memori program pun dijalankan. Firmware dalam mikrokontroler pun akan menjawab proses enumerasi yang dilakukan oleh Windows dengan menyetorkan ID-nya untuk dikenali oleh Windows.Catatan: Modul USB-2REL menggunakan firmware implementasi USB buatan OBDEV (V-USB) dan telah banyak diimplementasikan oleh banyak perancang sistem mikrokontroler karena menyediakan ID yang gratis untuk digunakan. Oleh karenanya, jika port USB yang digunakan untuk modul USB-2REL pernah digunakan untuk modul USB lain seperti USBASP misalnya, maka filter libusb akan mengenali USB-2REL sebagai USBASP. Hal ini tidak menjadi masalah karena implementasi firmwarenya sama dan modul akan tetap beroperasi dengan baik sebagai driver relay. Akan tetapi jika Windows tidak mengenali ID dari USB-2REL sebagai piranti USB yang telah terinstalasi pada port USB, maka Windows akan menampilkan dialog instalasi driver seperti screenshot berikut ini.
https://telinks.files.wordpress.com/2013/03/telinks_usb2rel_found.jpg
  1. Modul USB-2REL dilengkapi dengan CD yang berisi installer Delphi, source code project program aplikasi USB-2REL, dan driver libusb untuk USB-2REL.
https://telinks.files.wordpress.com/2013/03/telinks_usb2rel_driver.jpg
  1. Setelah folder driver USB-2REL dipilih dan tekan OK serta Next >, maka proses instalasi driver pun dimulai.
https://telinks.files.wordpress.com/2013/03/telinks_usb2rel_installdriver.jpg
https://telinks.files.wordpress.com/2013/03/telinks_usb2rel_installed.jpg
Setelah instalasi driver selesai dan berhasil, maka USB-2REL kini siap digunakan. :)
Program Aplikasi USB-2REL.
Ketika program aplikasi USB-2REL dijalankan, sebelum form aplikasi ditampilkan, program melakukan inisialisasi dan mencoba berkomunikasi dengan driver USB-2REL yang telah aktif. Jika gagal maka program akan menampilkan pesan kesalahan bahwa modul USB-2REL tidak ditemukan dan program pun selesai.
Tapi jika program berhasil melakukan komunikasi dengan driver USB-2REL yang telah aktif, maka form aplikasi pun ditampilkan seperti gambar di bawah ini.
C:\Users\User\Pictures\4.PNG
Modul USB-2REL dapat diperintah atau diminta melakukan/mengerjakan fungsi tertentu sesuai dengan kode permintaan yang dikenalinya. Modul USB-2REL dapat diperintah untuk mengirimkan ID dari modul USB-2REL, yang dalam hal ini adalah data string “USB-2REL”. Pada program demo, Button Baca ID Modul akan mengirimkan permintaan tersebut kepada modul USB-2REL. Setelah ID Modul USB diterima, maka program akan menampilkannya pada editbox yang tersedia.
Modul USB-2REL juga dapat diperintah untuk mengaktifkan/mematikan RELAY-1 dan RELAY-2, baik secara individu (sendiri-sendiri) ataupun secara bersamaan. Button ON dan Button OFF pada Group RELAY-1 berfungsi untuk mengaktifkan dan mematikan RELAY-1. Sedangkan Button ON dan Button OFF pada Group RELAY-2 berfungsi untuk mengaktifkan dan mematikan RELAY-2. Button ALL RELAYS ON berfungsi untuk mengirimkan permintaan agar modul USB-2REL mengaktifkan kedua relay secara bersamaan. Dan Button ALL RELAYS OFF berfungsi untuk mengirimkan permintaan agar modul USB-2REL mematikan kedua relay secara bersamaan. Button EXIT, seperti nama yang diberikan kepadanya, berfungsi untuk keluar dari aplikasi.

DOWNLOADER

SYARAT SAH MEMBUAT DOWNLOADER USB ADA 20 PERKARA:
1. Sehat lahir dan batin
2. Mempunyai niat mau belajar dengan ikhlas, ga perlu dilafalkan
3. Bisa nyolder, pangkat minimal “teman solder”
4. mempunyai alat solder, kalau ga punya pinjam sama teman
5. Mempunyai komputer
6. Ada komputer teman yang ada parallel portnya untuk mendownload mikro master
7. mempunyai PCB, minimal PCB titik
8. mempunyai IC ATMEGA8
9. mempunyai minimum system ATMEGA 8
10. mempunyai kristal 12 MHz
11. mempunyai kapasitor 22pF
12. mempunyai konektor USB dan kabel USB
13. mempunyai soket IC 14pin 2 buah
14. mempunyai resistor 10k, 68ohm atau 100 ohm, 2k2, 1K
15. mempunyai elko 4,7 uF/16 V dan kapasitor 100nF
16. mempunyai LED 3 buah
17. mempunyai housing 5 pin dan 4 pin
18. Dioda zener 3.6 volt 2 buah
19. Koleksi program yang mendukung panduan ini
20. tidak sedang pacaran kecuali sudah tunangan dan menikah
SEDANGKAN RUKUNNYA YAITU:
– sediakan komputer, dan nyalakan (bukan nyalakan api)
– mainkan lagu ThePanasDalam (cita-citaku)
– ekstrak folder gawean
– lihat rangkaian dengan program eagle. Nama File RANGKEYAN.SCH
– buat rangkaian tersebut ke PCB, sebagaimana kita menjadi pegawai solder yang baik dan benar
– periksa lagi pekerjaan kita, minta diperiksa sama pendekar solder
– siapkan kabel usb, hati hati tertukar minimal VCC sama GND tidak nyambung, celaka… USB komputer taruhannya….
– sekarang masukkan kabel usbnya
– Ingat , ini baru percobaan, MIKRO ATMEGA 8 JANGAN DIMASUKKAN DULU KE SOKET !!!!JANGAN DULU…..
– jika benar, akan muncul seperti ini
usb1– jika sudah muncul seperti itu, berarti rangkaian sudah bener, dan LED power harus nyala
– Sesudah itu lepas kembali kabel USB
– Sekarang download software nya, bisa pakai khazama atau progisp.
Berikut ini langkah penggunaan dan troubleshooting-nya:
  1. Pertama temen2 install dulu drivernya… tinggal cek di device manager PC ato laptop temen2.
  2. Kedua Instal software Khazamanya… tinggal Next…Finish dan Yes :D.
  3. Jalankan software Khazama AVR Programmer, berikut tampilannya:  
  4.  Pada menu “ AVR : “ Pilih tipe mikrokontroler yang digunakan, misalkan ATMEGA32.
  5. Untuk mendownload program yang telah di compile ( file dalam bentuk    *.hex) berikut langkahnya:
Klik Menu File kemudian pilih “ load FLASH file to Buffer “ atau tinggal klik icon seperti gambar berikut:

  • Cari file *.hex hasil compile di folder dimana program tersebut disimpan, kemudian pilih open. 
Maka tampilan jendela khazama akan menjadi:
  
Langkah selanjutnya tinggal meng-klik tombol “ Auto Program “ maka proses downloading akan berlangsung.
  • Kemudian akan muncul jendela seperti berikut, yang menandakan proses downloading telah selesai dan berhasil ^_^
     
     
Berikut beberapa kejadian error saat penggunaan khazama dan troubleshootingnya.
Error diatas, terjadi jika Khazama downloader belum ditancapkan pada computer PC ato laptop anda.
Error diatas, terjadi jika Khazama downloader belum di sambungkan dengan sistem minimum mikrokontroler yang akan diprogram, solusinya adalah dengan menghubungkan keduanya. Atau dapat juga terjadi saat sistem minimum mikrokontroler dengan Khazama downloader telah terhubung, namun mikrokontroler yang digunakan adalah mikrokontroler baru (baru dari pabrikan) yang belum di konfigurasi fuse bit-nya. Maka solusinya adalah mengatur fuse bitnya terlebih dahulu.
                                                                                                                                                           
Tutorial Software ProgISP v.1.7.2
Menggunakan ProgISP_v.1.72
Salam buat sobat semua,....
Pada posting kali ini penulis akan mencoba menjelaskan sedikit cara menggunakan Software ProgISP_v1.72. Software ini digunakan dalam pemrograman mikrokontroler khususnya saat melakukan Download File *.HEX ke dalam memori mikrokontroller MCS-51. Untuk bisa menggunakan software ini tentunya sobat harus mempunyai soft-copysoftware tersebut, karena software ini bersifat portable jadi tidak perlu di instal terlebih dahulu.
Bentuk tampilan programnya sebagai berikut:

Gambar 1. Tampilan program ProgISP_v.1.72
Selain mempunyai soft-copy programnya, sobat juga harus punya hardware USBASP yang merupakan perangkat komunikasi antara PC dengan Chip Mikrokontroler. Setelah hardware terhubung tampilan jendela program menjadi seperti di bawah ini, perhatikan perbedaannya:
 Gambar 2.a Perhatikan perubahan yang terjadi
 Gambar 2.b Hardware terdeteksi
Selanjutnya memanggil file *.HEX yang akan di download ke memori mikrokontroller, caranya Klik tombol Load Flash - truss pilih file *.HEX yang akan di download dan Klik tombol Open, seperti ditunjukan pada gambar berikut ini :
 Gambar 3.a Klik Load Flash
Gambar 3.b Memilih File *.HEX
Langkah terakhir adalah Klik tombol Auto untuk Downloadding, jangan lupa lihat proses downloadnya hingga selesai.
Gambar 4. Download proses.
Terakhir perhatikan apakah program dapat berjalan seperti yang diharapkan (pada rangkaian aplikasi mikrokontroler).

SISTEM MINIMUM ATMEGA 8535


SISTEM MINIMUM


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjalcDk1J8YCM9Gol1TEK_usy2xIzzJydoVQ7KB3KC_8kThdIzN1XGDGA0m5blf5tHQ9Bw2DkOtewSYLFjh3ghxEvcxmXRcIjnGdjxrhah4stMTYNelri8YiXHHoRLIarAmWOJY6MWvfyQi/s1600/minsis+ATmega16.jpg
Sistem minimum (sismin) mikrokontroler adalah rangkaian elektronik minimum yang diperlukan untuk beroperasinya IC mikrokontroler. Sismin ini kemudian bisa dihubungkan dengan rangkaian lain untuk menjalankan fungsi tertentu. Di keluarga mikrokontroler AVR, seri 8535 adalah salah satu seri yang sangat banyak digunakan.

Mikrokontroler Atmega8535 telah dilengkapi dengan osilator internal, sehingga tidak diperlukan kristal atau resonator ekternal untuk sumber clock CPU. Namun osilator ini maksimal 8Mhz jadi saya sarankan untuk tetap memakai kristal eksternal. Osilator internal oleh pabriknya telah disetting 1 Mhz, dan untuk merubahnya kita perlu merubah setting pada Fuse bit. Namun untuk pengaturan fuse bit perlu berhati-hati, sebab pengaturan ini begitu rawan  karena bila salah menyetingannya bisa menyebabkan mikrokontroler rusak.

Sistem minimum AVR sangat sederhana dimana hanya menghubungkan VCC dan AVCC ke +5V dan GND dan AGND ke ground serta pin reset tidak dihubungkan apa-apa (diambangkan) . Chip akan reset jika tegangan nol atau pin RESET dipaksa nol. Dan ini merupakan sistem minimum tanpa memakai kristal. Untuk yang memakai kristal rangkaian diatas ditambah kristal pada pin XTAL1 dan XTAL2.
Untuk membuat rangkaian sismin Atmel AVR 8535 diperlukan beberapa komponen yaitu:
1. Mikrokontoler ATMega8535
2. Con Header putih 8 pin, 4 pcs
3. Con header hitam 40 pin, 1 pcs
4. Kapasitor 22pF (2 pcs), 10nF (1 pcs), 100nF (1 pcs).
5. Kristal 11.059200 MHz, 1 pcs
6. Push Button 2 pin, 1 pcs
7. LED 1 pcs
8. Resistor 4k7 (1 pcs), 220Ohm (1 pcs).
9. Socket mikro 40 pin.

dibawah ini contoh layout sismin yang dibuat dengan menggunakan software deeptreace,
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixkXABGsEhNABIeHoVXxuB57RI0O16-eAnoq3PLYbwHwfx7Hbq-Yc1lUNCDkkNUjUc0Mf9Ot_PfEsnPw5j7XCPblbAFS0079A5F44QZ_BxnAgy8KYl60f6qeivOgEHxmuWZQUyqmqzkG4/s1600/layout+sisimin.bmp